GUNUNGKIDUL – Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan, meningkatkan loyalitas dalam pengabdian, serta bijak menggunakan media sosial saat memberikan pengarahan kepada prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0730/Gunungkidul.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Danrem 072/Pamungkas ke Makodim 0730/Gunungkidul di Jalan Kesatrian No. 03, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (17/6/2026).
Kedatangan Danrem bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro, Ny. Dhieta Yuniar, disambut Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah dan aparat penegak hukum Kabupaten Gunungkidul.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menekankan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama bagi setiap personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara. Menurutnya, kondisi fisik yang prima tidak hanya mendukung profesionalisme prajurit, tetapi juga menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan.
“Kesehatan adalah modal utama dalam bertugas. Oleh karena itu, setiap personel harus menjaga pola hidup sehat dan rutin melakukan pembinaan fisik agar selalu siap menjalankan tugas negara,” tegasnya.
Selain kesehatan, Danrem juga mengingatkan seluruh anggota untuk tidak pernah mengabaikan rasa syukur atas kondisi wilayah tugas yang aman dan kondusif. Ia menilai rasa syukur harus diwujudkan melalui peningkatan kinerja, kedisiplinan, serta loyalitas terhadap institusi dan bangsa.
“Kesempatan berdinas di wilayah yang aman harus dijadikan motivasi untuk memberikan pengabdian terbaik. Loyalitas dan profesionalisme harus terus ditingkatkan,” ujarnya.
Kepada anggota Persit, Danrem memberikan perhatian khusus terkait penggunaan media sosial. Ia mengingatkan agar para istri prajurit mampu menjaga kehormatan keluarga dan institusi dengan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut setiap individu untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial, terutama terkait informasi yang menyangkut nama baik TNI.
“Persit harus menjadi garda terdepan dalam menjaga citra keluarga dan institusi. Jangan mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi ikut menyebarkannya,” tandasnya.
Pada kesempatan tersebut, Danrem 072/Pamungkas juga menunjukkan kepeduliannya terhadap anggota dengan menyerahkan santunan tali asih kepada sejumlah personel dan keluarga besar Kodim 0730/Gunungkidul yang sedang mengalami sakit. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian langsung pimpinan terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarganya.
Sementara itu, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro, Ny. Dhieta Yuniar, meninjau berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Persit Kodim 0730/Gunungkidul. Produk yang ditampilkan meliputi aneka olahan makanan kreatif hingga kerajinan batik khas daerah yang dikembangkan secara mandiri oleh anggota Persit.
Kunjungan kerja Danrem 072/Pamungkas ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan internal, tetapi juga mempertegas komitmen TNI AD dalam membangun prajurit yang sehat, disiplin, profesional, serta mampu menjaga integritas institusi di tengah perkembangan era digital.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, unsur Forkopimda, para perwira staf, Danramil, prajurit, PNS, serta anggota Persit Kodim 0730/Gunungkidul. (red)






































