Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Dinas Kesehatan Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus dan segera mengambil langkah pencegahan. Instruksi tersebut disampaikan sebagai upaya antisipasi agar masyarakat tetap terlindungi dari risiko penularan penyakit.
Dedi menekankan pentingnya respons cepat dari jajaran kesehatan daerah, termasuk memperkuat pemantauan dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya hantavirus. Menurutnya, langkah pencegahan harus dilakukan sedini mungkin agar kasus tidak meluas.
“Kita harus cepat mengambil langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan,” ujar Dedi.
Ia juga meminta dinas terkait memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan di daerah untuk mendeteksi kemungkinan kasus sejak awal. Selain itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan guna mengurangi risiko penyebaran penyakit yang berkaitan dengan hewan pengerat.
Dinas Kesehatan Jawa Barat disebut akan meningkatkan sosialisasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, termasuk cara menghindari paparan yang berpotensi menyebabkan penularan hantavirus. Langkah edukasi dinilai penting agar masyarakat memahami tindakan pencegahan yang perlu dilakukan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan situasi terus dipantau dan meminta masyarakat tidak panik, namun tetap waspada terhadap informasi kesehatan yang berkembang. Warga juga diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada gangguan kesehatan serius.
Upaya pencegahan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat serta mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular di wilayah Jawa Barat.






































