Langkat – Pemerintah Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan desa tahun anggaran 2026. Forum yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) tersebut menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menetapkan program prioritas yang dinilai paling mendesak bagi kebutuhan warga.
Musrenbangdes dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pamah Tambunan, Rusli Sitepu, S.Pd., dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan serta masyarakat. Hadir mewakili Camat Salapian, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan (PMP) Sugianto, bersama Bhabinkamtibmas Desa Pamah Tambunan, pendamping desa, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat.
Dalam forum tersebut, pembangunan infrastruktur dasar menjadi salah satu agenda utama. Warga mengusulkan pembangunan rabat beton di sejumlah ruas jalan desa, pembangunan plat deker dan jembatan penghubung antar dusun untuk memperlancar akses transportasi, serta perbaikan sistem drainase guna mengantisipasi genangan dan banjir saat musim penghujan.
Selain infrastruktur, peningkatan layanan kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi perhatian serius. Pemerintah desa bersama peserta musyawarah mengusulkan penambahan jaringan pipa air bersih agar pelayanan air minum dapat menjangkau lebih banyak warga. Peningkatan fasilitas penerangan jalan umum (PJU) juga masuk dalam daftar prioritas guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman pada malam hari.
Di bidang sosial, program bedah rumah bagi warga kurang mampu turut diusulkan agar masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni dapat memperoleh tempat tinggal yang lebih sehat dan layak.
Sementara pada sektor keamanan dan pemberdayaan ekonomi, Musrenbangdes menyepakati usulan pembangunan pos keamanan lingkungan (Poskamling) di sejumlah titik strategis untuk memperkuat sistem keamanan berbasis swadaya masyarakat. Selain itu, bantuan ternak juga diusulkan sebagai salah satu program pemberdayaan ekonomi yang diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga, khususnya di sektor peternakan.
Kepala Desa Pamah Tambunan, Rusli Sitepu, S.Pd., menegaskan bahwa seluruh usulan yang dibahas dalam Musrenbangdes merupakan hasil penyerapan aspirasi masyarakat dari setiap dusun dan telah disusun berdasarkan skala prioritas kebutuhan.
“Musrenbangdes menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan desa benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat. Seluruh usulan yang telah disepakati akan menjadi dasar penyusunan program pembangunan desa ke depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi PMP Kecamatan Salapian, Sugianto, memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan. Ia berharap seluruh usulan yang telah disepakati dapat dikawal hingga masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) dan selanjutnya diperjuangkan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam).
Melalui Musrenbangdes ini, Pemerintah Desa Pamah Tambunan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, pendamping desa, serta seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan membawa Desa Pamah Tambunan menjadi desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera. ***Ibnu Agusmar




































