KOTA CIMAHI – Ketua Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi, Alit Nurzaelani, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana rebranding RSUD Cibabat menjadi RSUD Wijaya Mulya. Menurutnya, perubahan tersebut merupakan langkah strategis yang patut diapresiasi apabila diarahkan untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit milik pemerintah daerah.
Alit menilai, rebranding sebuah institusi publik tidak semata-mata berkaitan dengan perubahan nama, logo maupun identitas visual. Lebih jauh, perubahan tersebut harus merepresentasikan semangat baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami dari Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi sangat mendukung rebranding RSUD Cibabat menjadi Wijaya Mulya. Kami melihat ini sebagai langkah positif dan momentum untuk membangun semangat baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” tegas Alit.
Menurutnya, rumah sakit daerah merupakan bagian penting dari pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, keberadaan RSUD Wijaya Mulya diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, profesional, cepat, transparan dan berkeadilan.
“Yang paling penting bagi kami bukan hanya perubahan nama, tetapi bagaimana nama Wijaya Mulya nantinya menjadi simbol rumah sakit yang benar-benar hadir untuk masyarakat. Ketika masyarakat datang dalam kondisi membutuhkan pertolongan, mereka harus mendapatkan pelayanan yang baik, manusiawi dan tidak diskriminatif,” ujarnya.
Alit juga menilai bahwa rebranding dapat menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kota Cimahi untuk memperkuat identitas rumah sakit sebagai institusi publik yang memiliki standar tata kelola modern tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal.
“Modernisasi pelayanan harus berjalan bersama dengan nilai kemanusiaan. Rumah sakit bukan hanya tempat mengobati penyakit, tetapi juga tempat masyarakat mencari rasa aman, kepastian dan harapan. Karena itu, budaya pelayanan harus dibangun dengan pendekatan yang humanis,” kata Alit.
Ia menegaskan, Paguyuban Paku Sunda Kota Cimahi siap memberikan dukungan moral dan sosial terhadap berbagai langkah pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kami mendukung penuh sepanjang orientasinya jelas untuk kepentingan masyarakat. Jangan ragu melakukan perubahan apabila perubahan itu memang dibutuhkan untuk menghadirkan pelayanan yang lebih baik. Masyarakat Cimahi membutuhkan institusi pelayanan publik yang maju, profesional dan memiliki integritas,” tegasnya.
Lebih jauh, Alit berharap proses rebranding tersebut dapat dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, sarana dan prasarana, sistem pelayanan, keterbukaan informasi serta mekanisme pengaduan masyarakat yang mudah diakses.
“Wijaya Mulya harus menjadi wajah baru pelayanan kesehatan di Kota Cimahi. Kami ingin melihat bukan hanya nama yang berubah, tetapi juga kualitas yang meningkat. Kalau itu yang dilakukan, tentu masyarakat akan memberikan dukungan,” ungkapnya.
Sebagai organisasi masyarakat yang memiliki perhatian terhadap pembangunan daerah dan kehidupan sosial kemasyarakatan, Paguyuban Paku Sunda, lanjut Alit, akan terus mendorong terciptanya kebijakan publik yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami sangat mendukung. Bahkan kami berharap rebranding ini menjadi tonggak perubahan besar. RSUD Wijaya Mulya harus mampu menunjukkan bahwa rumah sakit pemerintah daerah juga bisa memberikan pelayanan yang profesional, modern, transparan dan tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkas Alit.
Alit menegaskan bahwa dukungan tersebut diberikan karena pihaknya melihat rebranding sebagai peluang untuk menghadirkan standar pelayanan baru dan kepercayaan baru masyarakat terhadap rumah sakit daerah.
“Kalau orientasinya untuk meningkatkan pelayanan dan kepentingan masyarakat, kami berdiri di depan untuk memberikan dukungan. Kami ingin Wijaya Mulya benar-benar menjadi rumah sakit kebanggaan masyarakat Kota Cimahi,” tutupnya. (Harry)





































