Anggota DPR Andre Rosiade meresmikan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di wilayah Malalak Selatan sebagai upaya memperluas akses telekomunikasi dan mengatasi daerah blank spot. Kehadiran BTS tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas jaringan komunikasi masyarakat setempat.
Dalam peresmian itu, Andre menyampaikan bahwa akses internet dan jaringan komunikasi kini menjadi kebutuhan penting masyarakat, termasuk untuk pendidikan, ekonomi, hingga pelayanan publik. Karena itu, pembangunan infrastruktur telekomunikasi dinilai harus menjangkau wilayah yang selama ini masih mengalami keterbatasan sinyal.
“Pembangunan BTS ini diharapkan dapat membantu masyarakat menikmati akses komunikasi yang lebih baik dan bebas dari blank spot,” ujar Andre.
Ia juga menyebut pembangunan BTS merupakan hasil sinergi antara pemerintah dan pihak operator telekomunikasi dalam mempercepat pemerataan akses digital di daerah. Menurutnya, masyarakat di wilayah pelosok memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan komunikasi yang memadai.
Warga Malalak Selatan menyambut positif hadirnya BTS tersebut. Selama ini mereka mengaku sering mengalami kesulitan mendapatkan sinyal telepon maupun akses internet, terutama untuk kebutuhan belajar dan aktivitas ekonomi berbasis digital.
Dengan beroperasinya BTS baru tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati jaringan yang lebih stabil sehingga aktivitas komunikasi menjadi lebih lancar. Selain itu, keberadaan jaringan internet yang memadai juga diyakini dapat membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas layanan publik di daerah tersebut.
Pemerintah dan pihak terkait berkomitmen terus mendorong pembangunan infrastruktur telekomunikasi agar semakin banyak wilayah di Indonesia terbebas dari blank spot.





































